Ingin Jadi Atlit Volly Ball Berprestasi Harus Berlatih Sungguh Sungguh

2enam.com, Mamuju Tengah , Turnamen Bola Volly Bupati Mamuju Tengah (Mateng) CUP 1 tahun 2017, yang di pusatkan di lapangan Volly Polohu, Desa Babana Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mateng, Sulbar dihadiri oleh Kapolres Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan, Kamis (21/9/2017).

Hadir dalam pembukaan turnamen Bola Volly Bupati Mateng CUP 1 yang dibuka langsung Kapolres Mamuju, Bupati Mateng, H. Aras Tammauni, Asisten Bidang Pemerintahan, Ishaq Yunus, Perwira Penghubung TNI Mateng, Danramil Budong-budong, Kapolsek se Kabupaten Mateng, Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mateng serta Camat Budong-budong.

Dalam sambutannya, Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan mengatakan, jika ingin menjadi atlit yang berprestasi, maka harus berlatih bersungguh-sungguh. Jika ingin mau berprestasi dibidang Volly Ball maka harus punya kemampuan diatas rata-rata.

“jika itu kita miliki, maka alamlah yang akan menyeleksi kita, tidak ada yang tiba-tiba langsung berhasil. Semuanya melalui proses, berusahalah, berjuanglah dan berlatilah bersungguh-sungguh karna kitalah yang akan menerimah atau memetik hasilnya. Bermainlah dengan sportifitas yang tinggi, buatlah kemengan Tim dan saling bekerja samalah dengan Tim Anda,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Bupati Mateng mengatakan, turnamen Bola Volly Bupati Mateng Cup 1 dapat menjadi sarana pembinaan dan pengembangan pemain muda lokal. Lahirnya pemain bertalenta tidak akan datang secara tiba-tiba, namun dibutuhkan perencanaan yang sistematis, terarah, dan berkelanjutan.

Kompetisi dan turnamen seperti Bupati Cup, meurutnya menjadi salah satu solusi untuk membuka peta jalan prestasi atlet Vollyball. Sehingga tumbuh semangat serta spirit untuk meraih prestasi.

Lebih lanjut dikatakan Ia berharap selama turnamen berlangsung semua tim dapat menjaga kondusivitas dan keamanan bersama dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Saya meminta kepada offisial untuk mengawal masing-masing tim, dengan memberikan arahan dan intrusksi yang sesuai aturan dan tidak cenderung provokatif, dengan selalu mentaati regulasi dan dengan menegakkan aturan dalam setiap pertandingan. Saya berharap agar setiap kecamatan mengutamakan potensi pemain muda lokal, kita tau bahwa masyarakat kita banyak yang berpotensi untuk menjadi seorang atlet,” Ungkapnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *