Ibu Hamil Warga Desa Salumanu Ditandu Pakai Sarung Ke Puskesmas

2enam.com, Mamuju,- Sungguh ironi saat warga pelosok desa ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang terkendala akibat buruknya akses atau infrastruktur jalan. Seperti yang dialami wanita hamil warga dusun salumanu kecamatan tommo, mamuju, saat berjuang mempertahankan anaknya agar lahir dengan selamat.

Akibat buruknya akses menuju dusun salumanu, wanita hamil yang hendak melahirkan tersebut, terpaksa di tandu menggunakan tandu seadanya dengan menggunakan sarung.

Menurut bidan desa yang menangani pasien yang ingin melahirkan tersebut, Yulianti, pasien hendak di jemput dengan mobil ambulance, namun akses menuju dusun salumanu tidak bisa ditembus karena rusaknya jalan.

Terpaksa keluarga dan warga membawa wanita hamil tersebut menggunakan tandu seadanya, menembus kegelapan malam menyusuri hutan dan perkebunan tanpa penerangan.

Seperti inilah cara yang di tempuh masyarakat dusun salumanu’ ( desa yg sangat terpencil ) ketika keluarganya kesakitan mau melahirkan.
jalanan yang rusak,tidak ada signal, tidak ada listrik, Dan kami pun petugas kesehatan harus berjalan kaki dengan jarak tempuh 2 kilometer Melewati hutan dan mendengar suara-suara yang menyeramkan, mana lagi bertepatan malam jumat, kasihanya.” tulis yulianti di akun facebooknya”.

Berbagai komentar prihatin dan turut memberi semangat terhadap perjuangan bidan yulianti, memenuhi kolom komentar miliknya.

Yulianti berharap, pemerintah daerah membenahi dan meningkatkan jalan menuju dusun salumanu, kecamatan tommo, agar masyarakat disana dapat lebih mudah menjalankan aktivitasnya, utamanya mendapatkan layanan kesehatan. (IHM*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *