“ Ibarat Sapu Lidi Yang Tidak Akan Berarti Jika Tidak Diikat Dalam Satu Simpul Kebersamaan “

2enam.com, Mamuju, Memperingati  detik – detik proklamasi ke-72 tahun 2017, Bupati Mamuju H.Habsi Wahid mengingatkan agar tanggung jawab dalam fase mengisi kemerdekaan saat ini Indonesia harus kerja bersama, pesan yang senada dengan tema peringatan HUT RI secara Nasional ini disampaikan Bupati dalam upacara yang dilaksanakan dilapangan Ahmad kirang Mamuju Kamis, (17 agustus 2017)  “ Ibarat sapu lidi yang tidak akan berarti jika tidak diikat dalam satu simpul kebersamaan “ tandas Habsi Wahid.

Pria kelahiran Mamuju 30 april 1958 ini menekankan pentingnya kebersamaan, pasalnya tanggung jawab untuk mempertahankan sekaligus mengisi kemerdekaan agar tidak terjadi disintegrasi di era kemajuan teknologi informasi saat sekarang tidak cukup jika hanya dipundakkan kepada pemerintah, selain itu ia menjelaskan bahwa disintegrasi bangsa juga dipengaruhi tingkat kesenjangan sosial karena semakin tipis kesenjangan maka tentu akan semakin meminimalisir terjadinya perpecahan, olehnya Bupati yang baru setahun lebih menjabat ini menekankan agar secara nasional maupun ditingkat lokal perlu perencanaan pembangunan yang berkeadilan.

Mewujudkan hal itu kita di Mamuju telah menggenjot sejumlah program yang secara konsisten, dengan prinsip – prinsip yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan, pemerataan dan berkelanjutan dengan pendekatan yang dititik beratkan untuk mewujudkan visi “ Mewujudkan Mamuju Yang Maju, Sejahtera Dan Ramah” saat ini dirasakan tengah berjalan on the track terbukti dari capaian indikator makro pertumbuhan ekonomi telah mencapai 7,91.%, demikian halnya dengan indeks pembangunan manusia (IPM) sebagai indikator yang mencerminkan peningkatan kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan masyarakat, capaian di tahun 2016 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yakni 65,09 % menjadi 65,65 %. untuk angka harapan hidup,  pada tahun 2016 telah berada pada  kisaran 66,51 tahun dari sebelumnya hanya sekitar 66,37 tahun peningkatan usia harapan hidup ini disebabkan tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik, demikian halnya angka kemiskinan yang telah berhasil ditekan sampai pada angka 6,48 % pada tahun 2016, Ujarnya lebih lanjut.

Semua capaian secara makro ini cukup menggembirakan, namun tidak serta merta membuat kita berpuas diri karena pembangunan harusnya tetap mencakup aspek keseimbangan, karenanya memasuki tahun kedua kepemimpinan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, kita tetap mendorong pembangunan dari aspek sumberdaya manusia baik dari pembangunan kecerdasan spiritual maupun kecerdasan intelektual. upaya pembangunan sdm yang lebih cerdas secara spritual kita telah mendorong pembangunan TPA-TPA di seluruh Kecamatan maupun Desa, dan alhamdulillah upaya tersebut baru-baru ini telah diapresiasi oleh Menteri agama Republik Indonesia yang datang sendiri menyaksikan proses khatam Al-Quran yang melibatkan 7.768 santri yang  tercatat pada Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai khatam terbanyak dari TPA binaan Pemerintah Daerah. sementara untuk upaya pembangunan intelektual pemerintah daerah pada tahun 2016 telah berhasil mengembalikan sekolah 4 ribu anak putus sekolah dan kembali mengenyam dunia pendidikan dan program tersebut akan terus berlanjut.

Peringatan Hut RI ke 72 juga dihadiri Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP. Pababari, SH.,MTP, Ketua DPRD Kab. Mamuju Hj. ST Suraidah Suhardi beserta seluruh jajaran muspida dan ratusan peserta upacara dari TNI, POLRI, PNS, serta sejumlah perwakilan sekolah. (HMS. LSDH*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *