Pemuda Harus Berwawasan Kebangsaan, KNPI ke – 43

2enam Mamuju. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada Sabtu (23/7/16) kemarin, berulang Tahun, dan telah genap berusia 43 Tahun. Usia yang cukup dewasa, dan semestinya menjadi lembaga yang harus terus kokoh dan mampu menghasilkan pemuda-pemuda Indonesia yang kuat, berkualitas dan mumpuni di berbagai sektor.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pemuda di Mamuju, Sulawesi Barat, Ashari Rauf kepada sejumlah wartawan, Minggu (24/07/16).

Kandidat Calon Ketua DPD KNPI Mamuju ini menganggap, bahwa KNPI yang telah memasuki usia matang harus benar-benar menelurkan anak-anak muda yang berkarakter kuat, berkualitas dan berwawasan kebangsaan.

“Yang kita butuhkan saat ini selain pemuda berkapasitas adalah sosok pemuda yang berwawasan kebangsaan. Banyak anak muda cerdas, pintar dan berkualitas tetapi bisa jadi wawasan kebangsaannya masih kurang,” Ujar Ashari.

Menurut Ashari, wawasan kebangsaan yang dimiliki pemuda akan berpengaruh terhadap masa depan Indonesia. Lunturnya semangat dan wawasan kebangsaan Indonesia bisa berpengaruh terhadap kelemahan-kelemahan di masa mendatang.

“Pemuda punya posisi strategis untuk menguatkan hal ini dengan wawasan kebangsaan yang baik. Nilai-nilai kebangsaan yang mesti kita junjung tinggi di negara ini justru digerus banyak faham, utamanya faham dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” sebutnya.

Olehnya, pria kelahiran Mamuju 08 Desember ini berharap, dalam menata kepemudaan diperlukan penguatan-penguatan wawasan kebangsaan. Pemuda harus paham betul Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan begitu, semangat dan cinta tanah air pemuda pun akan semakin kuat.

“Di negara-negara Eropa, misalnya, pemudanya memiliki wawasan kebangsaan yang baik. Bahkan, anak seusia SD saja, mereka sudah menghafal nama-nama para pahlawan-pahlawan kemedekaannya, termasuk sejarah perjalanan bangsanya,” ujar Ashari.

Kata Ashari, pemuda masa kini banyak tantangan. Mulai dari Narkoba hingga pada paham-paham radikalisme yang dapat menjaga keutuhan NKRI.

“Itulah sebabnya wawasan kebangsaan ini sangat penting, agar pemuda dapat membantengi diri dari berbagai hal yang dapat menciderai keutuhan NKRI,” ujar Ashari

Disinggung mengenai kesiapan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Mamuju, Ashari mengaku tetap optimis maju dan bakal memenangkan pertarungan ini.

“Saya bukan siapa-siapa. Tapi besar harapan saya untuk menyalurkan ide dan gagasan untuk menata dan membangun pemuda di daerah ini. Banyak hal yang bisa kita lakukan. Saya sudah siapkan visi dan misi, termasuk di dalamnya penguatan pemuda dalam hal wawasan kebangsaannya,” jelasnya. (ar*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *