Himbauan Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Nandang MH

2enam.com, Mamuju,Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Nandang, MH menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi demi keamanan bersama dengan tetap menjalin kerjasama yang baik untuk menolak teroris dan radikalisme masuk di Sulawesi Barat.

“Aksi terorisme yang akhi-akhir ini marak terjadi di wilayah hukum Republik Indonesia, namun yang menjadi kesyukuran  secara keseluruhan sampai saat ini dapat digagalkan oleh Tim khusus antiterorisme Mabes Polri, Densus 88 yang tentunya tidak terlepas dari partisipasi dan kerja sama masyarakat yang peduli dengan keamanan NKRI.” Ujar Nandang

dikatakan ini jangan membuat kita berpuas hati dulu karena yakin saja mereka tidak akan pernah tinggal diam sebelum apa yang mereka inginkan tercapai.  

Kapolda Sulbar  menghimbau kepada seluruh Personil Polda Sulbar & Jajaran untuk antisipasi terkait dengan teror

” yang harus dilakukan diantaranya Tingkatkan kewaspadaan mako (Markas Komando) dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat dan memeriksa barang bawaan, Terapkan one gate system, masuk dan keluar mako hanya satu pintu” Tegas Kapolda

lebih lanjut dikatakan untuk petugas yang melaksanakan pegaturan  lalu lintas diback up oleh anggota un uniform atau petugas polisi tidak berseragam.

Kepada seluruh masyarakat sulbar diharapkan  agar melaporkan segera hal-hal yang mencurigakan kepada komando Polri yang terdekat agar dilakukan antisipasi serta penanganan ,mengaktifkan Pos Jaga malam (Pos kamling) demi meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga kemanan dan ketertiban bersama.

“Kenali lingkungan kita, kenali tetangga kita waspadai orang asing. waspada itu bukan berarti semena-mena mengintimidasi seseorang tetapi lakukan pendekatan yang baik karena masyarakat indonesia itu dikenal sebagai warga yang beragam budaya yang mengutamakan sopan dan santun” Tutup Kapolda . (Hms Polda Sulbar*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *