Hamzah-Roem Bahas Perbandingan APBD Sulbar dan Sulsel

2enam.com, Makassar, Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan menemui Ketua DPRD Sulsel HM Roem untuk membahas perbandingan APBD Sulbar dan Sulsel tahun 2017 yang saat ini tengah dibahas oleh kedua provinsi ini.

Hamzah menemui Roem di ruang kerjanya di gedung DPRD Sulsel, Makassar, Senin 19 Desember 2016. Hal-hal yang menjadi pembahasan di antaranya sumber-sumber PAD (pendapatan asli daerah) yang perlu dimaksimalkan dan fokus utama penganggaran pada tahun 2017 mendatang.

Menurut Hamzah, untuk Sulbar fokus utama penganggaran pada tahun 2017 masih pada sektor infrastruktur, sedangkan untuk Sulsel fokus utamanya pada sektor pertanian dan perkebunan.

“Saya sampaikan ke Pak Roem kalau kami di Sulbar masih fokus pada infrastruktur. Ternyata di Sulsel, menurut Pak Roem berfokus di sektor pertanian dan perkebunan. Pak Roem sebagai senior kami baik di DPRD maupun di Golkar memberikan saran dan masukan bagaimana sebaiknya pemanfaatan anggaran itu agar tepat sasaran. Sulsel sebagai provinsi induk bisa memberikan strategi dan ilmunya,” kata Hamzah.

Sekretaris Partai Golkar Sulbar ini menambahkan, meski APBD Sulbar masih tergolong kecil yakni berkisar Rp 1,8 triliun, tapi tetap bisa dimaksimalkan jika strategi pengalokasian anggaran tepat sasaran.

APBD Sulsel yang berkisar Rp 7 triliun diarahkan hampir sebagian besar pada sektor pertanian dan perkebunan. Meski demikian, alokasi anggaran untuk sektor lain juga tetap terpenuhi. Hal inilah yang membutuhkan strategi dan manajemen anggaran yang baik.

“Kita harus akui kalau memang kita harus banyak belajar sama Sulsel yang SDM nya memang lebih baik dari kita. Baik DPRD Sulsel maupun Pemprov Sulsel sama-sama terus memotivasi kita agar SDM kita bisa meningkat,” jelas Hamzah.

Ia menambahkan, pertemuannya dengan Ketua DPRD Sulsel ini juga untuk menambah referensi sebelum melakukan asistensi APBD Sulbar di Kemendagri pada hari Jumat tanggal 22 Desember.

“Pertemuan ini juga untuk menambah referensi sebelum asistensi di mendagri tanggal 22. Apalagi Sulsel duluan asistensi yakni tanggal 20. Jadi bahan hasil asistensi Sulsel, bisa kita jadikan tambahan buat kita saat asistensi,” kata politisi yang akrab disapa H4 ini.(RS*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *