Habsi : Warung jangan Buka Penuh di Bulan Ramadhan

2enam.com, Mamuju: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju mengeluarkan edaran tentang larangan bagi pedagang makanan atau warung untuk membuka penuh dagangannya di bulan suci Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Mamuju, Habsi Wahid saat menghadiri kegiatan salat Subuh berjamaah di masjid Babul Jannah Grahanusa, Kamis (17/05/18).

“Untuk menghargai orang-orang yang menjalankan ibadah puasa, maka tiap warung jangan menjajakan dagangannya terlalu terbuka sebagaimana diluar bulan puasa. Karena dapat mengganggu kekhusukan orang yang sedang beribadah,” katanya. terlebih bagi pedagang minuman keras,

Dengan demikian Habsi dengan tegas para pelaku usaha untuk tidak menjual minuman keras selama Ramadhan.

“Terlebih bagi pedagang minuman keras, tidak diperbolehkan menjual selama bulan Ramadhan. Marilah kita sama-sama meningkatkan rasa toleransi dan saling menghargai,” tegasnya.

Sementara itu Ria seorang pedagang makanan, sangat mengapresiasi langkah Pemkab Mamuju yang telah mengeluarkan edaran warung tidak boleh membuka penuh disiang hari.

“Inikan untuk kebaikan kita semua, kami akan menaati edaran tersebut. Kami tidak dilarang untuk berjualan, dan orang berpuasa juga tidak terganggu, sudah benar itu. Karena kami tetap juga harus cari makan,” katanya.

Lanjut Ria, himbauan Pemkab Mamuju sudah tepat, sebeb tidak semua warga Mamuju menjalankan ibadah puasa.

“Dan juga ada orang yang tetap mau makan diwarung biar bulan puasa, mungin bukan orang Islam jadi tidak puasa atau lagi sakit,” tutupnya. (Rls/74b*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *