Ekonomi Sulbar Triwulan Ketiga 2019 Secara y-on-y, Tumbuh 4,67 Persen

2enam.com, Mamuju, – Capaian ekonomi Sulawesi Barat (Sulbar) triwulan ketiga 2019 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai 11,95 triliun rupiah, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 8,44 triliun rupiah.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, Win Rizal saat menggelar konferensi pers di Aula lantai II kantor BPS Sulbar, Selasa (5/11/2019).

Win Rizal mengatakan, ekonomi Sulbar triwulan ketiga 2019 jika dibandingkan dengan triwulan ketiga tahun sebelumnya (y-on-y) mengalami pertumbuhan 4,67 persen.

“Menurut lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi adalah sebesar 13,70 persen pada lapangan usaha informasi dan komunikasi. Adapun dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 8,52 persen,”ujarnya.

Sementara itu, kata Win Rizal, ekonomi Sulbar triwulan ketiga 2019 secara q-to-q mengalami pertumbuhan 6,14 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 43,43 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 37,32 persen.

“Secara kumulatif (triwulan pertama sampai ketiga) 2019 jika dibandingkan dengan kondisi yang sama tahun sebelumnya (c-to-c), ekonomi Sulbar tumbuh hingga 4,89 persen,”pungkas Win Rizal.

Win Rizal mengungkapkan, pertumbuhan tertinggi dari sisi lapangan usaha adalah informasi dan komunikasi sebesar 12,10 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi adalah komponen pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 11,21 persen.

Pada skala regional di kawasan Sulawesi, Maluku, Papua (Silampua), Win Rizal menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah yang tertinggi pada triwulan ketiga 2019 terjadi di Papua sebesar 13,90 persen.

“Secara y-on-y, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan ketiga 2019 terjadi di Sulawesi Selatan sebesar 7,21 persen, sehingga secara q-to-q dan y-on-y, Sulbar menempati masing-masing posisi ketiga dan tujuh untuk kawasan Silampua dan secara kumulatif hingga triwulan ketiga 2019, pertumbuhan tertinggi terjadi di Sulawesi Selatan sebesar 7,08 persen,”tutup Win Rizal.

(Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!