Demi Penja, Warga Nekad Berburu Hingga Larut Malam

2enam.com, Mamuju : Puluhan warga berburu ikan seribu alias penja, di muara perbatasan Kecamatan Simboro dan Mamuju, Pukul 23.20 Wita, Selasa 5 Februari.

Ikan endemik ini sedang musim. Marak ditemui di muara dan tepi pantai. Ikan penja pun mudah ditangkap. Cukup menggunakan tudung saji atau jaring. Kemudahan itu memicu warga antusiasi berburu. Tak hanya di siang hari, malam pun mereka rela menangkap ikan penja.

Salah seorang warga, Rahman mengaku menangkap ikan penja sejak kemarin. Ia mengajak anak tertua dan istri. Kata dia, ikan tangkapannya bisa mengurangi belanja lauk beberapa hari ke depan. Apalagi ikan itu bisa dimasak segar atau dikeringkan agar awet.

“Biar malam pak ditangkap juga. Apalagi ikan ini (ikan penja,red) tidak menentu datangnya. Kebetulan lagi musim, jadi tangkap sebanyak-banyaknya,” kata Rahman.

Saat menangkap, Rahman hanya menyerok koloni ikan penja memakai tudung saji berbahan plastik. Alhasil ikan berukuran 2 hingga 3 sentimeter pun berhasil ditangkap. Hasil tangkapannya pun dimasukkan ke dalam ember cat bekas.

“Warnanya kan agak gelap, jadi kelihatan pak. Kalau malam pakai senter. Sehari bisa dapat seember berat 25 kilogram,” sebutnya.

Beda lagi dengan Fitrah. Lelaki berusia 27 tahun itu menambah penghasikan. Fitrah menangkap dan istrinya menjual di pasar. Secawan dihargai Rp 10 ribu. Tangkapannya melimpah lantaran memakai jaring khusus.

“Biasanya juga dijual langsung disini (laut dan muara, red) kalau ada yang mau beli pak,” pungkas Fitrah.(54h*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!