Darurat Narkoba di Sulbar, Gubernur Anwar Adnan Saleh Prihatin

2enam.com, Mamuju,Gubernur Sulawesi Barat yang juga selaku Pemerintah Sulawesi Barat , H Anwar Adnan Saleh prihatin atas masuknya propinsi Sulawesi Barat masuk dalam daerah Darurat Narkoba

“Saya sangat prihatin dengan status Sulbar sebagai daerah darurat Narkoba. Olehnya itu saya minta kepolisian maupun BNN, segera melakukan langkah tindakan terhadap para pengguna dan pengedar barang haram ini. Utamanya, pengedar dan pengguna dikalangan pejabat dan PNS, yang terlibat narkoba segera ditangkap,” Ujar Anwar Adnan Saleh saat  rapat koordinasi bersama Polda Sulbar dan Badan Narkotika Nasional Provinsi sulawesi barat terkait penangulangan narkoba di Sulbar. di Aula Lantai IV kantor Gubernur Sulbar 13/10/2016

Dikatakan semua stacholder  diharapkan dapat melakukan langkah penanggulangan narkoba, secara konfrehensif. Hasil data yang dihimpun BNN, sudah tercatat 17.539 pengguna narkoba di Sulbar, 4.596 pengguna merupakan pecandu aktif, dan 11.203 diantaranya pemakain yang bersifat coba-coba sementara sisanya merupakan pecandu yang menjalani masa rehabilitasi.

“Jumlah tersebut merupakan data yang terlihat, sementara diduga masih ada lagi pengguna yang tidak teridentifikasi, sehingga pemberantasan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama. ” kata  Anwar Adnan Saleh

Ditambahkandarurat narkoba di Sulbar, harus ditindaklanjuti secara bersama, sehingga Sulbar bisa keluar dari status darurat narkoba. Untuk itu, penangulangan peredaran gelap narkoba harus ditangani secara bersama-sama, termasuk pelibatan masyarakat. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *