BPOM di Mamuju Sudah Melakukan Pemantauan Terhadap Ranitidin

2enam.com, Mamuju, – Sehubungan dengan surat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia nomor T-PW.01.13.35.351.09.19.3510 tertanggal 18 September 2019 kemarin terkait informasi keamanan mutu produk Ranitidin, BPOM di Mamuju sudah melakukan pemantauan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BPOM, Netty Nurmuliawati saat diwawancarai wartawan via WhatsApp pribadinya, Kamis (10/10/2019).

Netty Nurmuliawati mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah bagikan isu tersebut ke petugas Saryanfar.

“Ini bagian dari tugas pemeriksaan rutin sarana dan kami sudah share isu ini di WA petugas Saryanfar sejak minggu lalu,”ujar Netty Nurmuliawati kepada wartawan.

Lanjut Netty Nurmuliawati mengungkapkan, bahwa saat ini, pihaknya memiliki beberapa tim sedang melakukan pemantauan penarikan produk tersebut.

“Sekarang ada beberapa tim melakukan pemantauan terhadap penarikan produk yang dimaksud dibeberapa kabupaten, baik penarikan yang diperintahkan oleh BPOM maupun yang secara sukarela oleh pabrik tersebut,”pungkasnya.

Selain itu kata Netty Nurmuliawati, pihaknya juga akan mengikutsertakan media jika ada penggerebekan.

“Nanti kalau bentuk penggerebekan, kami bisa libatkan media,”tutup Netty Nurmuliawati.

(Eka/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!